Oh..Budaya Bangsa (2)

Budaya merupakan hasil olah budi dan fikir sebuah bangsa yang terwujud dalam berbagai bentuk, adakalanya ia berbentuk watak, pola fikir, adat kebiasaan, norma-norma, corak seni, ragam bahasa, tulisan dan lain sebagainya.

Budaya ini akan terus berkembang sesuai perkembangan zaman. perkembangannya itu sangat dipengaruhi oleh perkembangan budaya global dunia serta proses asimilasi antar ras, bangsa dan agama/keyakinan yang terjadi pada suatu bangsa. Hasil asimilasi inilah nantinya yang akan menentukan posisi suatu bangsa terhadap bangsa lainnya di dunia, apakah ia adalah bangsa yang independen ataukah bangsa yang terjajah?. Bangsa-bangsa besar selalu berusaha memperkenalkan dan mengembangkan sayap budayanya ke dunia luar, sebaliknya bangsa kecil akan selalu dalam posisi menerima budaya luar.
Adanya dua kubu seperti ini memang tidak bisa dihindari, karena memang sudah fitrah manusia untuk selalu mencontoh.

Dalam hal mencontoh ini saya rasa seperti mendesain sebuah produk, desain boleh saja mirip desainan produk lain tapi ciri khas tetap perlu dipertahankan sebagai sebuah identitas. Bangsa yang independen seperti itu, ia tetap bisa menerima pengaruh dari luar, tapi ketika dibenturkan dengan warna asli budayanya, bangsa tersebut hanya akan mengambil hal positif, karena ia tahu hanya hal positiflah yang akan membuat budayanya semakin mengkilap, sedang yang negatif akan mengaburkan identitasnya. Sebaliknya bangsa yang terjajah, tidak kuat menahan pengaruh budaya luar yang menghapirinya, sehingga kaburlah budaya asli bangsa itu, dan bahkan bisa tergantikan dengan budaya luar tadi, jika sudah sampai pada taraf ini berarti bangsa tersebut bisa dikatakan telah hilang dari muka bumi secara esensi, meskipun secara harfiyah dunia masih mengenal nama bangsa tersebut, dan perlahan-lahan bangsa itu akan menghilang dan tinggal kenangan.

Di sisi lain bangsa yang tidak bisa berasimilasi dengan budaya lain sedikitpun juga akan lenyap dengan sendirinya, karena perubahan adalah sebuah fitrah dalam kehidupan, dan yang tidak mengalaminya berarti sedang menentang fitrah itu dan bersiap untuk tenggelam.

Dalam menyikapi perubahan yang perlu kita perhatikan dalam kehidupan ini adalah bahwa perubahan yang indah itu terjadi karena adanya yang tetap, sebagaimana yang diungkapkan Buya HAMKA. Tidakkah kita menyaksikan perubahan siang dan malam menjadi indah karena sesuatu yang tetap yaitu matahari, lebih luas lagi perubahan susunan planet dan bintang-bintang karena adanya Dia yang tetap, yaitu Tuhan Yang Satu.

Demikian juga budaya saya kira, perubahan budaya akan indah jika hal-hal baku dan tetap dalam sebuah budaya tidak hilang begitu saja. Dan sepertinya budaya malu adalah salah satu hal baku yang harus kita pertahankan sebagai bangsa timur, bukankah dari budaya malu ini lahirnya moral yang baik, interaksi yang serasi, etika yang mulia dan tutur kata yang sopan. Dari hal-hal dasar inilah kita bisa mewujudkan sebuah komunitas yang teladan.

Saya rasa kita mesti belajar pada Islam yang menjadikan akhlak sebagai tujuan utama diutusnya Rasul Muhammad Saw, dan yang menjadikan malu sebagian dari iman, karena pembinaan etika dan rasa malu adalah pembinaan personal, dan pembinaan personal sangat menentukan pada pembinaan komunitas yang lebih besar, seperti keluarga, masyarakat dan negara. Dan terbukti ketika dua hal tersebut berhasil disebarkan oleh Nabi Muhammad saw terbentuklah masyarakat madani yang sekarang dikembali diimpikan sebagian besar umat Islam.

Nah, mulai dari sekarang mari mencari dan mengenali nilai-nilai baku dalam budaya kita masing-masing agar budaya kita tetap bisa eksis dan kemudian jadikan nilai-nilai itu benteng, perisai dan filter dalam menghadapi dan memilah-milih masukan dari budaya lain, sehingga budaya kita juga bisa dinamis ditengah-tengah perang budaya dewasa ini.

Satu pemikiran pada “Oh..Budaya Bangsa (2)

  1. Jangan sampai kita melupakan sejarah budaya bangsa kita sendiri, namun juga jangan lupa kita harus berusaha agar dapat melestarikan apa yang telah susah payah nenek moyang kita bangun. Kuncinya adalah saling berbagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s