L U Q O T H O H

Wasiat Luqman al Hakim:
-Jangan melakukan suatu kebathilan
-Jangan malu terhadap suatu kebenaran
-Jangan berkata sesuatu yang tidak engkau ketahui
-Jangan membebani diri dengan sesutau yang tidak disanggupi
-Jangan sombong
-Jangan merusak
-Jangan suka berbangga-bangga
-Jangan pernah bosan
-Jangan memutuskan silaturahim
-Jangan mengganggu tetangga
-Jangan gembira di atas penderitaan orang lain
-Jangan menyebarkan rahsia
-Jangan bergunjing
-Jangan iri hati
-Jangan memeras
-Jangan mengumpat
-Jika disakiti maafkanlah
-Jika seseorang berbuat baik padamu berterimakasihlah
-Jika engkau sedang diuji bersabarlah
-Ambil pelajaran (ibroh)
-Hati-hatilah dengan perubahan masa
-Saling menasehati sesama mukmin
-Jenguk mereka yang sakit
-Dan selenggarakan jenazah mereka
 

–Orang lain lebih tahu tentang aib engkau–

jika engkau mencela manusia maka mereka akan mencelamu lebih dari yang engkau lakukan
dan mereka akan membuka apa yang selama ini engaku tutup-tutupi

jika engkau menyebut seseorang maka tinggalkanlah aib-aibnya
tiadalah aib itu kecuali selain yang engkau sebut

jika engkau mencela suatu kaum yang tidak mereka laukuakn
maka itu lebih besar(aibnya) disisi Allah dan manusia

jika engkau mencela suatu kaum dengan sesuatu yang juga engkau lakukan
maka bagaimana mungkin orang juling mencela orang juling/buta

berdamailah dengan manusia dengan menahan dirimu dari (mencela) mereka, kerena sesungguhnya
mereka lebih mengetahui aibmu daripada kedua matamu sendiri

Imam Asy Syafi’i rahimahullah berkata:

takutlah kepada Allah di saat engkau lengah
akan datang padamu rezki yang tidak pernah engkau kira

bagaimana mungki si fakir takut sedangkan Allah Maha Pemberi rezki

sungguh Dia lah yang telah memberi rezki beburung dan ikan-ikan di laut

dan siapa yang mengira bahwa rezki datang dengan kekuatan

tidaklah akan makan burung pipit sebagaimana burung garuda (juga makan)

menghilanglah dari dunia ini, sesungguhnya enggakau tidak tahu

ketika engkau terlena di malam hari apakah engkau akan hidup sampai fajar

betapa banyak yang sehat mati tanpa sakit/penyakit
dan betapa banyak yang sakit tetap hidup

betapa banyak pemuda yang melalui petang dan pagi sambil tertawa

sementara kafannya sedang dirajut di alam ghaib dan ia tak mengetahuinya

maka siapapun yang hidup seribu atau dua ribu tahun sesunggunya

pasti di satu hari ia akan berjalan ke kubur

Abul ‘Atahiyah berkata:

Allah telah berbuat baik kepada kita
kesalahan2 tak tersebar
disaat yang kita tutupi
semuanya buruk
 

Syair seorang penyair sholeh ketika mengadu pada Tuhannya:

mereka mengira aku ini baik padahal aku tidak memiliki satu kebaikanpun

bahkan aku adalah hamba yang terzhalimi seperti yang Engkau ketahui

engkau tutup aib-aibku semuanya dari mata mereka
dan Engkau kenakan padaku pakaian yang menutupi dengan indahnya

sehingga mereka menyintaiku, padahal aku tidaklah pantas
dicintai, bahkan mereka menyerupakanku dengan orang lain

maka janganlah Engkau buka aib-aibku pada mereka di hari kiamat

tapi rangkullah aku wahai Tuhanku

seorang hamba Allah pernah berkata:

aku mencintai para sholihin dan aku tidak termasuk kalangan mereka
 semoga aku bisa mencapai syafa’at dengan (mencintai) mereka
dan aku membenci orang yang dagangannya adalah maksiat
 meskipun sesungguhnya dagangan kami sama

Satu pemikiran pada “L U Q O T H O H

  1. mari kita pikirkan diri kita kemana kita akan berjalan, rahmat allah atau sebaliknya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s